Sorgum 250 grm
Penilaian Produk
| Nilai Rata-rata | Belum ada Penilaian |
| Jumlah Ulasan | Belum ada Penilaian |
Spesifikasi Produk
| SKU | |
| Garansi | - |
| Dimensi | 5cm x 15cm x 15cm |
| Berat | 250g |
| Produk | Non-UMKM |
| Buatan | Dalam Negri |
| KBKI | - |
| Sertifikat TKDN | |
| TKDN | 0.00% |
| BMP | 0.00% |
| TKDN + BMP | 0% |
Deskripsi
Sorgum dan beras adalah dua jenis makanan yang berbeda, tetapi keduanya merupakan sumber karbohidrat yang penting. Berikut beberapa perbandingan antara sorgum dan beras: 1. *Kandungan nutrisi*: - Sorgum: Kaya akan protein, serat, dan mineral seperti fosfor, magnesium, dan kalium. - Beras: Kaya akan karbohidrat, tetapi rendah protein dan serat. 2. *Indeks glikemik*: - Sorgum: Indeks glikemik rendah (sekitar 30-40), yang berarti tidak menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat. - Beras: Indeks glikemik tinggi (sekitar 70-80), yang berarti dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat. 3. *Kandungan gluten*: - Sorgum: Tidak mengandung gluten, sehingga aman untuk penderita celiac disease. - Beras: Tidak mengandung gluten, tetapi beberapa jenis beras dapat terkontaminasi dengan gluten. 4. *Kandungan antioksidan*: - Sorgum: Kaya akan antioksidan, seperti polifenol dan flavonoid, yang dapat membantu melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. - Beras: Beras putih memiliki kandungan antioksidan yang rendah, tetapi beras merah memiliki kandungan antioksidan yang lebih tinggi. 5. *Harga*: - Sorgum: Harga sorgum dapat bervariasi, tetapi umumnya lebih murah daripada beras. - Beras: Harga beras dapat bervariasi, tetapi umumnya lebih mahal daripada sorgum. Dengan demikian, sorgum dapat menjadi alternatif yang lebih sehat daripada beras, terutama bagi mereka yang memiliki masalah kesehatan seperti diabetes, celiac disease, atau ingin meningkatkan asumsi nutrisi. Namun, perlu diingat bahwa keduanya dapat menjadi bagian dari diet yang seimbang.