Novel Belantik (Bekisar Merah II) - Ahmad Tohari
Penilaian Produk
| Nilai Rata-rata | Belum ada Penilaian |
| Jumlah Ulasan | Belum ada Penilaian |
Spesifikasi Produk
| SKU | |
| Garansi | - |
| Dimensi | 21cm x 14cm x 2cm |
| Berat | 120g |
| Produk | Non-UMKM |
| Buatan | Dalam Negri |
| KBKI | - |
| Sertifikat TKDN | |
| TKDN | 0.00% |
| BMP | 0.00% |
| TKDN + BMP | 0% |
Deskripsi
Belantik (Bekisar Merah II) adalah novel karya sastrawan Ahmad Tohari yang menjadi kelanjutan dari kisah Lasiyah (Lasi) dalam novel Bekisar Merah. Gambaran Umum & Alur Cerita • Tokoh Utama: Lasiyah, perempuan berdarah Jepang-Jawa asal desa Karangsoga di kaki Gunung Slamet, Banyumas. • Fokus Cerita: Melanjutkan kisah Lasi yang terperangkap dalam lingkaran megah namun kelam di Jakarta. Setelah lepas dari suami tuanya (Pak Handarbeni), Lasi diserahkan kepada Bambung—seorang "belantik kekuasaan" atau calo dan broker politik yang memanfaatkan manusia serta kekuasaan demi kepentingan elite. • Kritik Sosial: Novel ini menyoroti praktik korupsi, keserakahan elite politik, kolusi, dan eksploitasi kekuasaan pada masa Orde Baru yang merusak tatanan hidup masyarakat baik di kota maupun di desa. • Konflik Batin: Di tengah gelimang harta dan pusaran kekuasaan yang asing baginya, Lasi mengalami krisis identitas dan kerinduan pada nilai-nilai ketulusan hidup di desa, terutama saat ia kembali bertemu dengan Kanjat, cinta masa kecilnya