Overload Kontaktor
Penilaian Produk
| Nilai Rata-rata | Belum ada Penilaian |
| Jumlah Ulasan | Belum ada Penilaian |
Spesifikasi Produk
| SKU | |
| Garansi | - |
| Dimensi | 9cm x 5cm x 5cm |
| Berat | 400g |
| Produk | Non-UMKM |
| Buatan | Dalam Negri |
| KBKI | - |
| Sertifikat TKDN | |
| TKDN | 0.00% |
| BMP | 0.00% |
| TKDN + BMP | 0% |
Deskripsi
Spesifikasi thermal overload relay (TOR) pada kontaktor umumnya mencakup rentang pengaturan arus (ampere setting range), kelas trip (misalnya 10A/10 untuk kecepatan pemutusan), jumlah kontak bantu (1NO+1NC), proteksi kegagalan fasa (phase failure), dan kompatibilitas dengan tipe kontaktor tertentu. TOR dirancang untuk melindungi motor dari kelebihan beban dan panas berlebih. Spesifikasi Utama Overload Kontaktor : Thermal Setting Range (Arus Setting) : Rentang arus minimum hingga maksimum di mana overload dapat disetel agar sesuai dengan beban nominal motor (misalnya 1.6-2.5A, 5.5-8A). Trip Class (Kelas Trip) : Menentukan kecepatan relay melepas kontaktor, kelas 10 atau 10A adalah yang umum untuk motor standar. Phase Failure/ Unbalance Protection : Fitur perlindungan terhadap ketidakseimbangan fasa atau putus salah satu fasa. Kontak Bantu (Auxiliary Contacts) : Umumnya terdiri dari 1 NC (Normally Closed) untuk memutuskan arus kontaktor dan 1 NO (Normally Open) untuk lampu indikator/ alarm. Kompatibilitas : Didesain terpasang langsung (direct mounting) di bawah kontaktor tipe tertentu (contoh : seri Schneider TeSys D atau Chint NC1). Tegangan Operasional : Umumnya mampu beroperasi hingga 690V AC