Spesifikasi Produk
| SKU |
1234567806 |
| Garansi |
TANPA GARANSI |
| Dimensi |
22cm x 22cm x 0.7cm |
| Berat |
400g |
| Produk |
UMKM |
| Buatan |
Dalam Negri |
| KBKI |
1234567806 |
| Sertifikat TKDN |
|
| TKDN |
0.00% |
| BMP |
0.00% |
| TKDN + BMP |
0% |
Deskripsi
Nasi campur adalah hidangan Indonesia dan Malaysia berupa nasi putih yang disajikan dengan berbagai lauk pauk seperti daging, sayuran, kacang-kacangan, telur, dan kerupuk udang .
Asal Usul dan Variasi:
- Nasi campur sangat beragam di seluruh Indonesia, dengan variasi regional yang berbeda. Tidak ada aturan baku atau resep pasti untuk nasi campur .
- Di Jawa, nasi campur dikenal sebagai nasi rames .
- Di Bali, nasi campur disebut nasi campur Bali atau nasi Bali, yang populer di kalangan wisatawan .
Variasi Umum:
- Nasi Campur Bali: Dikenal secara internasional, dengan bumbu khas basa genep (campuran rempah-rempah khas Bali). Lauknya bisa berupa tuna bakar, tahu goreng, mentimun, bayam, tempe, daging sapi, kari sayur, jagung, dan sambal .
- Nasi Campur Jawa: Dikenal dengan nama nasi rames, memiliki banyak variasi di seluruh pulau Jawa. Salah satu hidangan yang sering ditemukan dalam nasi campur Jawa adalah mie goreng .
- Nasi Campur Tionghoa: Dikenal juga sebagai "nasi dengan daging campur cara Tionghoa", berisi berbagai macam daging panggang seperti char siew, babi panggang renyah, sosis babi manis, dan sate babi .
- Nasi Padang: Hidangan khas Minangkabau dari Sumatera Barat, terdiri dari nasi putih dengan berbagai hidangan yang sudah dimasak sebelumnya, termasuk daging, ikan, sayuran, dan sambal pedas .
- Nasi Campur Melayu: Versi nasi campur yang paling umum di Malaysia dan Brunei, juga populer di daerah sekitarnya seperti Singapura, Thailand Selatan, dan wilayah Melayu di Indonesia .