Spesifikasi Produk
| SKU |
|
| Garansi |
- |
| Dimensi |
15cm x 23cm x 23cm |
| Berat |
270g |
| Produk |
UMKM |
| Buatan |
Dalam Negri |
| KBKI |
- |
| Sertifikat TKDN |
|
| TKDN |
0.00% |
| BMP |
0.00% |
| TKDN + BMP |
0% |
Deskripsi
KATALIS PERUBAHAN: Menata Ulang Kewirausahaan Sosial di Dunia yang Penuh Kompleksitas
Deskripsi
Di tengah dunia yang dilanda ketimpangan, krisis ekologis, dan disrupsi teknologi, lahirlah kebutuhan untuk meredefinisi peran kewirausahaan sosial. Buku Katalis Perubahan: Menata Ulang Kewirausahaan Sosial di Dunia yang Penuh Kompleksitas ini menghadirkan pendekatan interdisipliner dan reflektif dalam menata ulang paradigma kewirausahaan sosial, mulai dari sekadar aktivitas berbasis empati hingga menjadi sebuah strategi perubahan sistemis yang mendalam dan berkelanjutan.
Menggabungkan teori mutakhir, praktik nyata, serta pandangan kritis terhadap dinamika sosial dan struktural, buku ini menggugah pembaca untuk melihat bahwa inovasi sosial bukanlah tujuan akhir, melainkan proses kolektif yang menuntut keberanian, imajinasi, dan kolaborasi lintas sektor. Dengan bahasa yang lugas, tetapi sarat makna, buku ini menjadi panduan penting bagi para wirausahawan sosial, akademisi, pembuat kebijakan, dan siapa pun yang rindu melihat transformasi dunia ke arah yang lebih adil serta manusiawi.
Lebih dari sekadar wacana, buku Katalis Perubahan: Menata Ulang Kewirausahaan Sosial di Dunia yang Penuh Kompleksitas juga menyajikan contoh konkret bagaimana kewirausahaan sosial dapat ditumbuhkan dalam konteks lokal, melalui pendidikan, teknologi, dan penguatan komunitas. Buku ini mendorong pembaca untuk tidak hanya berpikir kritis, tetapi juga bertindak strategis dalam membangun ekosistem inovasi sosial yang inklusif dan berdampak jangka panjang. Ia menjadi panggilan untuk bergerak: dari kesadaran menuju aksi, dari empati menuju transformasi.
Ringkas deskripsi
Informasi Buku
Bahasa
: Indonesia
Tanggal Rilis
: 23 Oktober 2025
Penerbit
:
CV. DIANDRA PRIMAMITRA MEDIA
Halaman
: 198 Halaman
Penulis
:
Teguh Prasetio, Edi Purwanto, Yusuf Iskanda