Rp112.860 PPh PPN 12%

Dari Arsip Hingga Museum : Pembelajaran Sejarah Berbasis Kunjungan Studi

Rp112.860 PPh PPN 12%
Gratis Ongkir Ke : Kota Semarang
Stok Produk : 8
CV. BARKAH Kota Semarang Badan Usaha PKP kecil

Penilaian Produk

Nilai Rata-rata Belum ada Penilaian
Jumlah Ulasan Belum ada Penilaian

Spesifikasi Produk

SKU
Garansi -
Dimensi 15cm x 23cm x 23cm
Berat 300g
Produk UMKM
Buatan Dalam Negri
KBKI -
Sertifikat TKDN
TKDN 0.00%
BMP 0.00%
TKDN + BMP 0%

Deskripsi

Dari Arsip Hingga Museum : Pembelajaran Sejarah Berbasis Kunjungan Studi Judul: Dari Arsip Hingga Museum : Pembelajaran Sejarah Berbasis Kunjungan Studi (tertulis terpotong: Dari Arsip Hingga Museum : Pembelajara)Penulis: Dadan Adi Kurniawan, Rahma Damayanti, Redita Nur Usma, Nadien Nastha Wiwaha, Zakariya, dkk.Penerbit: Penerbit Lakeisha (2023)ISBN: 978-623-420-837-5Ukuran: 15,5 cm × 23 cmJumlah Halaman: 458 HalamanSinopsis & Deskripsi Buku (Gaya Natural & Mengalir)Bagi sebagian besar siswa, pelajaran sejarah kerap kali dianggap sebagai hafalan deretan angka tahun dan nama tokoh yang membosankan di dalam kelas. Namun, bagaimana jika ruang kelas itu dipindahkan langsung ke tempat di mana sisa-sisa peradaban masa lalu itu disimpan?Lewat buku monumental setebal 458 halaman berjudul "Dari Arsip Hingga Museum", Dadan Adi Kurniawan bersama tim penulisnya menghadirkan sebuah terobosan metode edukasi yang segar. Buku ini mengupas tuntas konsep dan strategi pembelajaran sejarah berbasis study visit atau kunjungan studi langsung ke lembaga kearsipan dan museum. Terdiri dari 15 bab yang disusun secara sistematis, pembaca tidak hanya disajikan keunggulan dan kelemahan metode ini, tetapi juga panduan desain pembelajaran yang aplikatif di lapangan. Terlebih lagi, buku ini dilengkapi dengan profil tempat-tempat bersejarah yang kaya akan nilai edukasi.Edisi terbitan Penerbit Lakeisha ini menjadi rujukan esensial dan pegangan wajib bagi para guru sejarah, dosen, mahasiswa kependidikan, pengelola museum, hingga pegiat komunitas sejarah yang ingin mengubah cara kita mempelajari masa lalu menjadi sebuah petualangan yang hidup dan interaktif.